Dalam hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Wanita itu diciptakan dari tulang rusuk. Jika kamu meluruskannya, maka kamu mematahkannya. Jadi, berlemah lembutlah terhadapnya, maka kamu akan dapat hidup bersamanya.” (HR. Al-Hakim, dishahihkan syaikh Al-Albani).
Al-Hafidz berkata dalam Al-Fath, “Hadits ini berisi anjuran agar berlemah lembut untuk melunakkan hati. Hadits ini pun berisi cara memimpin wanita, yaitu dengan cara memaafkan mereka dan bersabar terhadap kebengkokan mereka. Dan siapa yang ingin meluruskan mereka, berarti mengambil manfaat (adanya) wanita. Setiap manusia membutuhkan wanita, ia merasa tentram kepadanya dan menjadikannya sebagai penopang kehidupannya. Seolah-olah beliau mengatakan, ‘mengambil manfaat mereka tidak akan tercapai kecuali dengan bersabar terhadapnya.’”
Bahkan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mewasiatkan, “Ingatlah, berbuat baiklah kepada wanita. Sebab, mereka itu (bagaikan) tawanan di sisi kalian. Kalian tidak berkuasa terhadap mereka sedikit pun kecuali bila mereka melakukan perbuatan nista. Jika mereka melakukannya, maka tinggalkanlah mereka di tempat tidur mereka dan pukullah mereka dengan pukulan yang tidak melukai. Jika ia menaati kalian, maka janganlah berbuat aniaya terhadap mereka. Mereka pun tidak boleh memasukkan siapa yang kalian tidak sukai ketempat tidur dan rumah kalian. Ketahuilah, bahwa hak mereka atas kalian adalah kalian berbuat baik kepada mereka (dengan mencukupi) pakaian dan makanan mereka.” (HR. At-Tirmidzi)
Rasulullah bersabda : “Orang mu’min yang paling baik imannya yaitu yang paling baik akhlaqnya dan orang yang paling baik di antara kamu yaitu orang yang sangat baik kepada istrinya. [HR. Bukhari]
Barang siapa mengembirakan hati seorang istri, maka seakan-akann menangis takut kepada Allah. Barang siapa menangis takut kepada Allah, maka Allah mengharamkan tubuhnya dari neraka. Sesungguhnya ketika suami istri saling memperhatikan, maka Allah memperhatikan mereka berdua degan penuh rahmat. Manakala suami merengkuh telapak tangan istri (diremas-2), maka berguguranlah dosa-dosa suami istri itu dari sela-sela jarinya.[HR.Maisarah bin Ali dri Ar-Rafi'dri Abu Sa'id Al-Khudzri]
Ehem.mampir bentar ea?