Seorang manusia hanya akan menjadi manusia yang sesungguhnya jika ia berhenti mengeluh dan memaki.
Kemudian ia mulai melangkah mencari keadilan tersembunyi yang mengendalikan hidupnya.
Ia menyesuaikan pikirannya terhadap faktor pengendali itu.
Ia berhenti menyalahkan orang lain sebagai akibat dari perubahan keadaannya dengan fikirannya yang teguh dan mulia.
Ia menghentikan kebiasaan menyalahkan keadaan sekelilingnya.
Ia akan berusaha untuk memanfaatkan keadaan sekelilingnya sebagai sarana untuk mempercepat perkembangan dirinya, juga sebagai sarana untuk menemukan kekuatan tersembunyi beserta segala kemungkinan yang ada di dalam dirinya.
(Restu alhabsyi)
Advertisement
Comments