DSC01127
Adalah Aku yang atas perjuangan oleh seorang perempuan (Ibuku tersayang) antara hidup dan mati disebuah desa di daerah Tuban sehingga Aku terlahir dan bisa menarik nafas kehidupan sampai saat ini (Alhamdhulillah).

Adalah aku dengan segala kekuranganku yang memiliki sisi, sisi baik dan sisi buruk, relatif manusia tak ada yang sempurna karena kesempurnaan itu hanya milik-NYA. hanya kita sendiri saja yang berusaha untuk lebih baik dan lebih baik. Murah senyum so pasti :) , rada sensitif tapi kuat dalam berprinsif, sedikit cuek (itu kata temanku).

Adalah Aku dengan segala upayaku mencoba berusaha mewujudkan impianku untuk memiliki sebuah taman bacaan dan butik (semoga terwujud, Amin).

Adalah Aku yang ingin duduk pada satu cinta. Dan menjadi istri yang sholeha suatu kelak (semoga Allah menuntun hatiku, Amin).

Adalah Aku, seorang permpuan yang menuliskan pada lembar diari hatiku “ingin menjadi Ibu yang tebaik buat anak anakku kelak” hehhe… belom apa apa kok sudah ter… ( menginggat banyak sekali berita seorang Ibu yang tega pada anaknya, mentelantarkan anaknya, membunuh anaknya, membuang bayinya dan meskipun Aku lom berkeluarga tapi jiwa keibuanku telah mengalir membanjiri sukmaku).

Semoga kesabaran selalu menyertaiku, Amin.

4 Comments

  1. salam kenal ya..

  2. Puisi-puisimu penuh dengan rona kesepian…
    hehehe

    Jomblo niye…hahaha

    Di atas ada yang salah ketik:
    bukan “diare” tapi “diari” kaleee
    hahahahahaha

  3. mbah kuntet@

    hehehhe… iya
    makasih mbah udah mau ngoreksi titik kesalhan kata dalam penulisanku

    iya jomblo nie mbah hehehhe…

    sepi dalam keterasingan tapi tetap aja dinikmati biar yang sepi itu beruhbah jadi terasa indah, bukankah sepi itu indah mbah.. hehehehe…

  4. njenengan kados gibran nggeh……….


Post a Comment

*
*